RANGKAIAN JAWABAN SYAIKH AL-‘ALIM ‘ATHA’ BIN KHALIL ABU AR-RASYTAH AMIR HIZBUT TAHRIR ATAS PERTANYAAN DI AKUN FACEBOOK BELIAU
Jawaban Surat Seputar Poros-Poros Suriah dari Sisi Pergolakan
Kepada al-Fatih al-Jadid (Alfateh Akjadeed)
Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu.
Amir kami yang mulia.
Amir kami, apakah laman ini khusus untuk masalah-masalah fiqhiyah.
Jika tidak maka saya punya pertanyaan berikut: saya memperhatikan
jalannya perang yang berkecamuk di negeri Syam bahwa di sana ada
sejumlah poros regional di samping dua poros negara utama:
*
Jawaban Surat Seputar Poros-poros Suriah dari Sisi Pergolakan
Al-Wahhabiyyah, sebutan yang dialamatkan kepada pengikut Muhammad bin Abdil Wahhab (w. 1206 H). Kelompok yang mengaku bermanhaj As-Salaf[1] Ash-Shalih Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah, menyeru kepada pemurnian Tauhid dan memberantas apa yang mereka sebut syirik dan bid’ah[2].
Sekilas Tentang Muhammad bin Abdil Wahhab dan Kemunculan Wahabiyyah
Muhammad bin Abdul Wahhab adalah seorang mujtahid dari madzhab Hambali[3] yang dilahirkan dan dibesarkan di ‘Uyainah – Najed (saat itu wilayah Hijaz berada di bawah kendali Syarif Mekah dalam naungan Khilafah Turki ‘Utsmani). Dia berasal dari keluarga terpandang, kakeknya Sulaiman bin Ali (w. 1079 H) adalah seorang mufti di Najd, ayahnya Abdul Wahhab bin Sulaiman (w. 1153 H) adalah mufti sekaligus qadhi di Najd, dan saudaranya Sulaiman bin Abdil Wahhab (w. 1210 H) adalah ‘ulama besar di masanya. Dari sisi
A. Pengertian Syî’ah Secara Umum Syî’ah: asalnya adalah mereka yang mendukung Ali bin Abi Thalib ra, kemudian menjadi kelompok tersendiri diantara kelompok-kelompok kaum muslimin, dengan keyakinan bahwa khilafah adalah hak Ali bin Abi Thalib ra dan para keturunannya, kemudian mereka terbagi menjadi banyak kelompok dimana setiap kelompok memiliki paham-paham yang khas, yang dengannya mereka berbeda dari paham Ahlus-Sunnah wal-Jama’ah.[1]
B. Sejarah Kemunculan
Kelompok Syî’ah terbentuk setelah rentetan peristiwa sejak akhir masa kekhilafahan ‘Utsman bin Affan ra. sampai khalifah Ali bin Abi Thalib ra. Semuanya bermuara pada sosok bernama Abdullah bin Saba’, seorang
Mungkin saat kita berdiskusi dengan golongan yang mengaku sebagai salafi, salafiyun atau salafush shalih, akan menimbulkan kesan bahwa golongan ini merasa paling benar sendiri dan cenderung mencela golongan lain. Sehingga tidak ada golongan yang begitu aktif mencela golongan lain selain salafi, baik melalui buku-buku dan website mereka, kasus mutakhir adalah buku Rapot Merah Aa` Gym. Secara tidak sengaja penulis memperoleh jawaban atas karakter salafi tersebut dari sebuah buku karangan ulama salafi dengan judul Menepis Penyimpangan Manhaj Dakwah karangan Abu Abdillah Jamal bin Farihan Al-Haritsi.
Buku tersebut bukan sebuah buku yang berisi celaan semata, tetapi buku yang telah direkomendasikan dan disetujui oleh salah satu ulama salafi Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan, di halaman depan terdapat surat rekomendasi dari Shalih bin Fauzan untuk menerbitkan buku tersebut :
“…Sungguh, komentar (ta’liq)-nya telah mencukupi. Dan saya ijinkan untuk menerbitkan dan menyebarkannya. Mudah-mudahan Allah SWT menjadikan risalah ini bermanfaat untuk manusia”
Beberapa hari lalu, di di pagi hari di salah satu stasiun TV di bahas tentang aliran sesat yang muncul ke permukaan yaitu aliran sesat Satria Piningit Weteng Buwono.Ternyata, markasnya di daerah Kebagusan Jakarta Selatan. Tidak dinyana, hari gini masih saja banyak yang percaya dengan ajaran-ajaran yang "nyleneh" alias ga masuk akal. Aliran ini dikabarkan memerintahkan SEKS BEBAS.Namun, salah satu eks pengikut aliran ini, Ricky Alamsyah membantah berita tersebut saat berbincang dengan mediaDia membantah bahwa aliran Satria Piningit ini mempraktekkan seks bebas sebagaimana diberitakan media massa. Yang ada, lanjutnya, pernah suatu waktu 13 orang pengikut diperintahkan untuk bugil bersama-sama.
Liberalisasi Perberasan Menyengsarakan Rakyat! Oleh: Aryo Notonogoro,SP (Pengamat Politik Ekonomi Pertanian)
Kasus impor beras menjadi ritual tahunan, sebenarnya apa di balik impor beras?
Pada tanggal 29 agustus media massa banyak memberitakan tentang merosotnya hasil panen karena puso dan beberapa daerah menghendaki adanya Operasi Pasar (OP) oleh Bulog. Pasokan gabah turun 40 %, harga beras di pasar naik 30-40%. Terjadi kenaikan harga hingga 800 rupiah. Hal ini diindikasikan karena kekeringan dan puso. (media Indonesia)
Badan berpeluh keringat mengucur
Mulut tak henti-henti berbicara
Mengingatkan, menydarkan para saudara
Waktuku tak terbuang Phythophthora infestans[ercuma
Kita membaca di buku sejarah atau melihat di film-film dokumenter tentang bagaimana kondisi dan dampak penjajahan Belanda terhadap Indonesia. tergambar jelas disana kondisi masyarakat yang miskin, bodoh (karena tidak boleh sekolah kecuali kalangan tertentu) dan kedholiman terjadi dimanan-mana yang dilakukan Belanda terhadap rakyat, sedangkan orang-orang yang berkehidupan enak/nyaman adalah kaum penjajah,