بسم الله الرحمن الرحيم
RANGKAIAN JAWABAN SYAIKH AL-‘ALIM ‘ATHA’ BIN KHALIL ABU AR-RASYTAH AMIR HIZBUT TAHRIR ATAS PERTANYAAN DI AKUN FACEBOOK BELIAU

Jawaban Surat Seputar Poros-Poros Suriah dari Sisi Pergolakan
Kepada al-Fatih al-Jadid (Alfateh Akjadeed)

Pertanyaan:
Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu.
Amir kami yang mulia.
Amir kami, apakah laman ini khusus untuk masalah-masalah fiqhiyah. Jika tidak maka saya punya pertanyaan berikut: saya memperhatikan jalannya perang yang berkecamuk di negeri Syam bahwa di sana ada sejumlah poros regional di samping dua poros negara utama:

  1. Poros Saudi, dan kunci aktifitas di situ adalah Syaikh al-‘Ar’ur dan poros ini sebagai contoh ia memiliki Liwâ’ al-Islâm di Duma dan dalam pembentukan Komando Militer Gabungan dengan Thaifur (Ikhwan).
  2. Poros Qatar: disamping mendukung Koalisi dan berperan sejak awal menghambat Dewan Nasional dan dukungannya kepada Komite Koordinasi Nasional, poros Qatar mengadopsi dukungan kepada Front Pembebasan Suria. Poros Qatar ini memiliki banyak kunci yang terpenting adalah ‘Azmi Basyarah.
  3. Poros Turki: yang konsern terhadap stabilitas keseimbangan dalam negeri yang rapuh dan perhatiannya tertuju pada masalah Kurdi yang pertama-tama, kemudian masalah demokrasi di Suria yang kedua. Poros ini merupakan poros yang fokus dengan hukum internasional dan politik Amerika.
  4. Poros Yordania: tampak jelas poros ini berselisih dengan poros Turki. Terjadi sejumlah upaya untuk membentuk apa yang disebut Tentara Nasional di bawah pengawasan Yordania, akan tetapi Turki dan Amerika menggagalkannya dengan jalan menjalin kontak dengan para perwira yang terlibat di antaranya Mushtafa asy-Syaikh (meski ada kehadiran permanen intelijen Amerika dan kementerian pertahanan di dalam pertemuan di Yordania).
  5. Poros Kuwait: melalui jamaah-jamaah islamiyah lewat pribadi-pribadi: telah terbentuk untuk mereka secara asasi (Ahrâr asy-Syam –Free Syam-) dan mereka bekerja untuk merekrut banyak pihak khususnya di Syam.

Dan dalam kerangka internasional: poros Amerika, kemudian poros Inggris dan Perancis. Semua itu terkait dengan oposisi. Pertanyaannya: seperti apa potret pergolakan yang berlangsung? Dan bagaimana potret kawasan dari sisi sub-ordinasi? Dan apa poros asasi di dalam pergolakan tersebut? Bagaimana deskripsi keadaan pada setiap pihak? Semoga Allah memberi balasan yang lebih baik kepada Anda.


Jawab:
Kepada al-Fatih al-Jadid (Alfateh Akjadeed).
Wa ‘alaikum as-salam wa rahmatullahi wa barakatuhu.
Anda bertanya apakah laman ini untuk masalah politik, pemikiran atau fiqhiyah…
Ya saudaraku, laman ini adalah untuk semua kebaikan yang diharapkan dari komunikasi ini. Maka tidak dilarang pertanyaan apapun pada pintu kebaikan manapun, insya’Allah.
Adapun pertanyaan Anda tentang poros-poros Suria dari sisi pergolakan maka masalah tersebut sebagai berikut:
  1. Sebenarnya pengaruh politik riil sejak masa Hafezh Assad dan Bashar adalah pengaruh Amerika. Rezim ini merealisasi kepentingan-kepentingan Amerika di kawasan. Juga menjaga keamanan entitas Yahudi, bukan hanya pada batas pendudukan 48, bahkan begitu juga di Golan yang diduduki tahun 1967.
  2. Ketika terjadi pergerakan-pergerakan rakyat di Suria dan terus meningkat eskalasinya, Bashar tidak mampu mengembalikan keadaan seperti dahulu. Amerika paham bahwa anteknya, diktator Syam telah jatuh secara de jure. Maka perhatian Amerika adalah menjamin antek pengganti setelah Bashar. Amerika pun sungguh-sungguh dan mendirikan Dewan dan Koalisi… Akan tetapi Amerika belum mampu membentuk akar untuk Dewan dan Koalisi di dalam negeri. Akhirnya Amerika khawatir orang-orang revolusioner bisa menjungkalkan diktator sebelum penggantinya jadi matang dan kemudian posisinya ditempati oleh kekuatan yang tidak diperhitungkan oleh Amerika.
  3. Maka Amerika memberikan tenggat demi tenggat kepada Bashar dengan rencana-rencana busuk yang tidak tegas melalui Liga Arab dan PBB. Amerika membentuk para pengamat yang tidak mampu melindungi diri mereka sendiri. Amerika mengadakan pertemuan di sana sini tanpa keputusan, tidak lain untuk mengulur waktu supaya bisa memasarkan bonekanya yang tinggal di luar negeri, sehingga masyarakat menerima mereka sebagai penguasa di dalam negeri.
  4. Yang mengejutkan Amerika adalah bahwa yang dominan di dalam negeri adalah emosi islami baik yang memiliki emosi islami itu orang-orang yang sadar (paham) terhadap pemikiran-pemikiran Islam dan hukum-hukumnya atau mereka yang tidak paham… Peraduan Amerika juga hancur oleh seruan-seruan dan teriakan-teriakan masyarakat yang menyerukan Khilafah. Hingga suara-suara lain yang sekuler … dan sebagainya hampir-hampir tenggelam dalam hal-hal yang berjejalan meski mendapat fokus peliputan secara luas di media massa!
  5. Suasana itu memasukkan kengerian ke dalam hati Amerika dan sekutunya dan mereka khawatir perkaranya akan luput dari tangan mereka. Karena itu Amerika fokus pada tiga perkara:
Pertama, memberi lampu hijau kepada Bashar dalam melakukan pembunuhan dan kebrutalan sebesar mungkin, sebagai tekanan kepada masyarakat di dalam negeri Suria agar menerima boneka-boneka Amerika di luar negeri. Kemudian memasukkan boneka-boneka itu dan mendirikan pemerintahan sipil sekuler di Suria. Artinya hanya akan ada perubahan wajah, sementara struktur bangunan rezim yang asasi tetap bertahan.
Kedua, jika Amerika tidak bisa memasarkan bonekanya melalui pembantaian Bashar, maka kemungkinan Amerika akan merujuk kepada intervensi internasional untuk memaksakan pemerintahannya. Amerika menyiapkan panggung dengan dalih-dalih dan alasan-alasan untuk dilakukannya intervensi jika diperlukan. Akan tetapi, dikarenakan banyaknya permasalahan dan berbagai krisis di dalam dan luar negeri, hal itu membuat intervensi berada di garis belakang dari rencana-rencana Amerika. Amerika tidak akan merujuk pada intervensi kecuali setelah rencana pertama yang disebutkan di atas gagal.
Ketiga, selama jangka waktu tersebut, negeri telah sampai pada kehancuran sehingga jika Islam menguasai pemerintahan di Suria, maka negeri Suria telah mengalami banyak kehancuran dan luluh lantak. Amerika dan sekutunya beranggapan bahwa itu akan membuat umat putus asa, menyerah dan duduk dari melakukan kebangkitan dan gerakan. Akan tetapi Amerika dan semua musuh Islam tidak paham keagungan umat ini. Di dalam rahim umat ini ada tokoh-tokoh yang memakmurkan bumi, meski hidung orang-orang zalim tersungkur. Mereka memperbanyak tanaman dan hewan ternak bagaimanapun tipu daya orang-orang munafik. Umat ini dan kelompok mereka sebelumnya telah mengalami: serangan kaum salib dan Tatar yang menyebarkan kerusakan, pengrusakan, pembunuhan dan penghancuran di muka bumi. Meski demikian umat berhasil mengalahkan kaum salib dan Tatar dan mengusir mereka tunggang langgang. Mereka menjadi sejarah sekejab, seolah-olah belum terjadi kemarin. Umat hidup kembali, menghancurkan musuh-musuhnya dan mengalahkan mereka dari sisi yang tidak mereka sangka-sangka. Umat pun kembali menjadi sebaik-baik umat yang dikeluarkan untuk umat manusia.
﴿ كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ ﴾
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.(TQS Ali Imran [3]: 110)

  1. Ini tentang Amerika … Sedangkan Rusia, Turki, Iran dan sekutunya di Lebanon, maka mereka semuanya adalah garis depan Amerika yang membekali dan mendukung Bashar dengan senjata … memanaskan atau mendinginkan panggung sesuai rencana Amerika. Pada konteks inilah terjadi pertemuan paling akhir antara menteri luar negeri Amerika dengan menteri luar negeri Rusia. Itu adalah untuk “menghabiskan waktu” mendekatkan pembicaraan keduanya kepada keputusan-keputusan …
  2. Sedangkan Eropa, maka Eropa berupaya “mengacau” melalui antek-anteknya, khususnya Qatar dan Yordania. Perlu diketahui bahwa Amerika tidak memperhitungkan mereka. Amerika meninggalkan para pemimpin Eropa berjalan di belakang Amerika. Setelah Amerika pergi ke Rusia dan bertemu dengan Rusia pada topik Suria dengan mengabaikan peran Eropa! Setelah itu perdana menteri Inggris pergi ke Rusia mengikuti jejak Amerika untuk melihat jika di sana ada sesuatu yang bisa diharapkan untuk menjaga raut mukanya, seolah Inggris memiliki peran dalam masalah ini. Sikap Perancis tidak berbeda dengan itu, kecuali bahwa suara Perancis lebih keras dari suara Inggris dalam keburukan dan kelicikan. Tetapi hasilnya sama, dalam hal tidak ada peran keduanya di Suria.
  3. Poros umat di Suria dan gerakan di sana sebagai berikut:
-          Sebagian kecil yang terpedaya oleh tsaqafah barat, terkooptasi oleh pemikiran-pemikiran dan pemahaman-pemahaman barat. Mereka mengatakan apa yang dikatakan barat, menyerukan negara sipil demokrasi sekuler yang memisahkan agama dari kehidupan …
-          Kelompok lainnya yang jumlahnya lebih banyak dari kelompok kecil itu dan lebih berat bobotnya … Mereka adalah orang-orang muslim yang di mata mereka ada tabir: mereka mencintai Islam dan menginginkan al-Khilafah, mereka merindukan Rayah Rasulullah saw. Akan tetapi mereka tidak mendeklarasikan apa yang mereka cintai dan mereka inginkan, karena takut memprovokasi negara-negara imperialis. Mereka tidak mengangkat suaranya karena khawatir memicu klaim-klaim nasionalisme!
-          Kelompok yang menyerukan pemerintahan islami, dan ini ada dua kelompok:
Bagian yang menggunakan aktifitas fisik dan menyerukan pemerintahan Islami, tetapi mereka tidak paham secara penuh dan shahih terhadap pemikiran-pemikiran Islam dan hukum-hukumnya serta terhadap realita yang terjadi …dan sebagainya.
Bagian yang benar dan mukhlis menginginkan pemerintahan islami “al-Khilafah ar-Rasyidah” melalui metode yang ditempuh oleh Rasulullah saw sehingga bagian ini meminta nushrah dari ahlu an-nushrah …

Sungguh, kami wahai saudara yang mulia, pada setiap aktifitas kami, kami berpegang kepada metode Rasul saw. Kami menggariskan garis lurus di samping garis yang bengkok. Kami tampakkan kebenaran dan kami dorong. Bukan hanya di Syam saja, akan tetapi ada aktifitas-aktifitas yang kami lakukan di daerah-daerah lainnya, khususnya yang bertetangga dengan Syam, dan itu merupakan aktifitas yang menonjol bisa disaksikan, dengan izin Allah. Dan kami memohon kepada Allah SWT pertolongan dan taufik.
Sebagai penutup, Amerika dan sekutunya menyiapkan segala persiapan untuk mengadakan kesepakatan yang menjamin keselamatan diktator Syam, dan menggantikan wajah yang coreng moreng dengan wajah yang lebih sedikit coretannya, dengan struktur bangunan rezim sekuler republik tetap tegak. Mereka mengerahkan segenap daya upaya untuk menunda pemerintahan Islam yang akan datang ke bumi Syam. Di dalam pemerintahan Islam ada kebinasaan kaum kafir dan orang-orang munafik, para pengikut dan kelompoknya. Yang wajib bagi umat adalah tidak memberi kesempatan kepada mereka untuk merealisasi tujuan-tujuan jahat mereka. Akan tetapi, umat harus tetap teguh di atas kebenaran dan berjanji kepada Allah untuk tidak menerima pengganti al-Khilafah dan tidak terpedaya dengan boneka musuh-musuh Islam yang mengedarkan ide pemerintahan transisi atau pemerintahan sementara, yang merupakan pemerintahan yang memuji musuh-musuh Islam dan melakukan makar terhadap Islam dan kaum Muslimin seperti halnya kaum kafir imperialis dan orang-orang munafik. Dewan Nasional yang paling dahulu, lalu Koalisi Nasional yang berikutnya, dan Hito yang datang dari jauh, semuanya tidak akan memberikan kebaikan untuk umat ini, akan tetapi mereka menempuh jalan Amerika dan sekutunya…
Saudaramu
‘Atha’ bin Khalil Abu ar-Rasytah
08 Rajab 1434
18 Mei 2013
[sumber]
*
Share/Bookmark
This entry was posted on 1:04 AM and is filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar:

Daftar Isi

hosting murah, gratis domain





Kumpulan Bantahan – Jawaban Ilmiyyah HT (Resmi) & Syabab Atas Berbagai Fitnah Terhadap HT

Tanya Jawab Seputar Hizbut Tahrir & Metode Dakwah:

Tanya Jawab Seputar Hizbut Tahrir (1)
Tanya Jawab Seputar Hizbut Tahrir (2)
Tanya Jawab Seputar Hizbut Tahrir (3)
Hizbut Tahrir Adalah Partai Politik Yang Berdiri Sendiri Tidak Mewakili dan Tidak Diwakili Oleh Siapapun
Cara HT Mengungkapkan Dirinya Sendiri
Jawaban Tuntas Pertanyaan Berulang Seputar Khilafah dan Hizbut Tahrir
Mengenal Hizbut Tahrir
Tahapan Dakwah dan Aktivitas Politik Hizbut Tahrir
Jalan Rasulullah saw, Jalan Pasti Menuju Tegaknya Khilafah
Hizbut Tahrir : Dakwah Islam Pemikiran, Politik, dan Tanpa Kekerasan
Kenapa Hizbut Tahrir Partai Politik ?
Memoar Syaikh Abu Arqam (Generasi Awal Hizbut Tahrir)
Sejarah Awal Masuknya Hizbut Tahrir ke Indonesia
Ustadz Abu Zaid (DPP HTI): HT Hanya Meneladani Metode Dakwah Nabi SAW
Jalan Menuju Khilafah
Jalan Utopia Menuju Khilafah
Hizbut Tahir Menilai Berhasil Kenalkan Konsep Khilafah
Fikrah Akidah Islam
Capaian Muktamar Khilafah 2013
Muktamar Khilafah Sia-sia?
Wawancara Koran al Liwa’ dengan Ustadz Ahmad Al-Qashash (Media Informasi Hizbut Tahrir Lebanon) : Hizbut Tahrir Berasaskan Aqidah Islam
Wawancara Wartawan Al Quds Al Arabi dengan Ahmad Al-Khatib (Anggota Media Informasi Hizbut Tahrir) di Palestina
Keterangan Pers: Hizbut Tahrir yang Berjuang untuk Khilafah dengan Garis Perjuangan yang Sudah Tetap Tidak Akan Berhenti Menarik Perhatian Terhadapnya!
Jangan Takut Bergabung dengan Hizbut Tahrir

Koreksi Ilmiyyah HT atas Fitnah & Kesalahan Pemikiran:

Koreksi Atas buku WAMY dan Buku-Buku Derivatnya (Al-Thariiq ilaa Jamaa’at al-Muslimiin)
Koreksi Atas Artikel Sabili: “Menguak Hizbut Tahrir”
Catatan Jubir: HT Elitis?
Beberapa Tanggapan Terhadap Khilafah
Hizbut Tahrir dan Pemboikotan Media Massa (Media Anti Islam)
Hizbut Tahrir adalah Gerakan Islam yang Bekerja Membangun Negara Khilafah yang Merupakan Kewajiban Syariah dengan Metodologi yang Jelas dan Hanya Berdasarkan Syariah yang Benar
Melarang Aspirasi Penegakkan Syariat dan Khilafah Adalah Menentang Karya Agung Para Ulama dan Melestarikan Kerusakan Sistem Demokrasi
Catatan Atas Pemberitaan Seputar Hizbut Tahrir Terkait Konferensi Media Global
Hizbut Tahrir Berjuang Berlandaskan Islam (Tanggapan Atas Artikel Syathah di Surat Kabar Al-Intibahah)
Gerakan Islam dan Masalah Khilafah (Tanggapan Hizbut Tahrir Atas Surat Kabar Al-Ahram)
HT Turki: Siapa yang Mengklaim Adanya Hubungan antara Hizbut Tahrir dengan Ergenekon
Bantahan Terhadap Beberapa Kerancuan Koran asy-Syarq al-Awsath Terhadap Hizbut Tahrir
KETERANGAN PERS: Bantahan Hizbut Tahrir Indonesia Terhadap Buku Ilusi Negara Islam
Ilusi Buku Ilusi Negara Islam
Demokratisasi atau Revitalisasi? (Tanggapan untuk Ahmad Syafii Maarif)
Kenapa Ideologi Islam Dianggap Asing, Sedangkan Kapitalisme Tidak?
Bantahan Terhadap Artikel Dr Syafii Ma’arif
Koran “Shariato Phobia” (Kritik Terhadap The Jakarta Post)
Catatan Jubir HTI: The Jakarta Post dan Bias Media
The Jakarta Post/opinion : Inaccurate and misleading reports on HTI
Mencabut Terorisme dengan Dakwah (Tanggapan Untuk Jawa Pos)
Tanggapan Terhadap Artikel di Koran Ar-Riyadh
HT Turki Bantah Tudingan Media Massa
Hizbut Tahrir Wilayah Lebanon Tolak Tudingan Melakukan Aksi Bersenjata
Keputusan Penuntut Umum Denmark: Membatalkan Tuduhan Palsu Terhadap Hizbut Tahrir
Tanggapan HTI Jawa Barat Atas Berita Berjudul: ”Bangladesh Menahan 27 Penyebar Selebaran” Di Pikiran Rakyat Pada Edisi Ahad, 15 Maret 2009

Amir HT Berjuang Keras Bersama Umat:

Profil Amir HT Ke-1 Al-’Allamah Asy-Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani
Profil Amir HT Ke-2 Al-’Alim Asy-Syaikh ‘Abdul Qadim Zallum
Profil Amir HT Ke-3 Al-’Alim Asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil Abu Ar-Rasythah
Memoar dari Penjara dan Indahnya Persahabatan bersama Amir Hizbut Tahrir, Al-Alim –Al-Jalil Sheikh Ata bin Khalil Abu al- Rashtah
Alhamdulillah, Facebook dan Twitter Resmi Amir Hizbut Tahrir Al-‘Alim ‘Atha bin Kholil Abu Ar-Rasytah Diluncurkan
Page FB Resmi Amir HT
Website Resmi Amir HT
Amir Hizbut Tahrir: Dukunglah Penegakkan Khilafah
Teks Pidato Amir Hizbut Tahrir Kepada Warga di Suriah
Surat Amir Hizbut Tahrir Kepada Salah Seorang Ulama Al-Azhar Syaikh Hasan al-Janaini yang Menjadi Pejuang Khilafah

Testimoni Sebagian Pandangan Ulama, Tokoh tentang HT & Perjuangan Menegakkan Syari’ah wal Khilafah:

Prof. Hassan Ko Nakata: Hanya Hizbut Tahrir Gerakan Politik Islam yang Memperjuangkan Terealisasinya Khilafah
Salah Satu Guru Besar Al-Azhar Al-Syariif Menjadi Pejuang Khilafah
Brigadir Hussam Alawak Menjelaskan Mengapa Ia Percaya Bahwa Hizbut Tahrir Adalah Kekasih Allah
Kumpulan Testimoni: Kita Akan Dukung Terus Hizbut Tahrir
Buya dan Asatidz Sumbar: Hizbut Tahrir Wadah Perjuangan Para Alim Ulama Untuk Menegakkan Khilafah
Testimoni Ulama: “Saya mahzabnya bukan Rambo yang berjuang sendirian, maka saya bergabung dengan Hizbut Tahrir”
Kiyai Dadang: “Saya Mendukung Hizbut Tahrir Sepenuh Hati, dan Siap Membantu dengan Segenap Kemampuan yang Ada”
Ulama Sumedang, Siap Berjuang Bersama Hizbut Tahrir Untuk terapkan Syariah dan Khilafah
Ulama Banjarnegara: “Begitu Kenal Dengan HTI, Saya Langsung Jatuh Hati”
Gus Lubabul: “Saya Warga NU, Tetapi Secara Batiniah Merasa Anggota HTI”
Komentar Beberapa Tokoh Lampung Terhadap Manifesto Hizbut-Tahrir untuk Indonesia
Workshop Ulama Rancaekek Timur:“Saya ingin Khilafah tegak besok”
Tokoh Lampung; Jiwa Kami Tetap Akan Mendukung Perjuangan HTI dalam Menegakkan Khilafah
Kalau Bisa HTI Rutin Memberikan Pencerahan kepada Jamaah
Ustadz Arifin Ilham : Puncak Kesufian Dalam Islam Adalah Dakwah dan Jihad Untuk Tegaknya Syariah dan Khilafah!
Pimpinan Ponpes Nurul Ulum Jember, KH. Abdullah: Kami Jalin Hubungan dengan HTI
Peduli Akan Wajibnya Berhukum Dengan Syariat Islam Kyai Muchlash Zain Undang Para Ulama dan Tokoh Ummat
Ulama Jabar: Kami Akan Terus Mensosialisasikan Wajibnya Syariah dan Khilafah!
Workshop Ulama Jawa Timur I : “Penyatuan Sikap dan Langkah Ulama Untuk Penegakan Syariah”
Ulama Mendukung Hizbut Tahrir Perjuangkan Syariah dan Khilafah

HT Pecahan dari Al-Ikhwan Al-Muslimin?

Kala Sebagian Pemimpin dan Anggota Al-Ikhwan Al-Muslimin Jatuh Hati Kepada Hizbut Tahrir
Syaikh Taqiyudin An-Nabhani Bukan Deflektor dari Gerakan Ikhwan

HT, Perjuangan Menegakkan Al-Khilafah & Jihad:

Tanya Jawab atas Ungkapan “Jihad Bukan Metode untuk Menegakkan al-Khilafah”
Jihad dalam Perspektif Hizbut Tahrir
Ustadz Ahmad Al-Qashash (Media Informasi Hizbut Tahrir Lebanon): Jihad Hukumnya Wajib!
Haji & Jihad
Soal Jawab Amir HT: الجهاد في العمل لإقامة الدولة
Soal Jawab Amir HT (Terjemah): Jihad dalam Perjuangan Untuk Menegakkan Daulah dan Ifadhah dalam Haji
Menyoal Perjuangan Bersenjata Untuk Menegakkan Daulah Islamiyah

HT & Pembahasan Bid’ah:

Jawab Soal Amir HT: Tentang Bid’ah

HT, Syi’ah & Sufy:

Kami Tidak Memiliki Hubungan dengan “Hizbut Tahrir Mesir yang Sufi” atau “Hizbut Tahrir Baru yang Syiah”
Tanya Jawab Amir HT: Hukum Taqiyyah & Syi’ah
Sunni-Syiah dalam Naungan Khilafah
HTI: Konsep Khilafah Islam Berbeda dengan Konsep Imamah Syiah
Syi’ah Dalam Kitab Resmi Hizbut Tahrir

HT & Syi’ah – Khomeini:

Tawaran Hizbut Tahrir Kepada Khameini
Syubhat: Hizbut Tahrir Mau Membai’at Khomeini Sebagai Khalifah?
Tidak Benar HT Pernah Tawarkan Khomeini Menjadi Kholifah

HT & Madzhab:

Hizbut Tahrir Apakah Sebuah Madzhab?
Bagaimana Menyikapi Perbedaan Madzhab
Persoalan Seputar Madzhab
Ahmadiyah: Perbedaan atau Penyimpangan?

HT, Khilafah & Imam Al-Mahdi

Perkataan Imam Bukhari “Fiihi Nazhar” Mengenai Seorang Perawi Hadits Tidak Selalu Melemahkan Haditsnya
Khilafah Bukan Negara Mazhab
Ulama Empat Mazhab Mewajibkan Khilafah
Dalil yang Tegas Tentang Kewajiban Khilafah
Kewajiban Menegakkan Khilafah
Jawab Soal: Hadits Bisyarah
KH. Drs. Hafidz Abdurrahman, MA : Hizbut Tahrir Sudah Punya Master Plan dan Road Map Untuk Menegakkan Khilafah
Ust H. Musthafa A Murtadho: Menegakkan Khilafah: Kewajiban Ulama
Menegakkan Khilafah bukan hanya Kewajiban Hizbut Tahrir
Haram Berdiam Diri Dari Menegakkan Khilafah Dengan Alasan Menunggu Imam Mahdi
Imam Mahdi dan Khilafah
Betulkah Imam Mahdi yang akan Mendirikan Khilafah?
Khilafah Islamiyah Akan Menyatukan Umat di atas Asas Islam dan Akan Mengadopsi Politik Industrialisasi Yang Kuat dan Menyeluruh
Upaya Mendirikan Khilafah
Seputar Dakwah untuk Mendirikan Khilafah
Deradikalisasi: Upaya Menghambat Pendirian Khilafah
Khilafah dan Strategi Industrialisasi Dunia Islam
Khilafah Menyatukan Umat Islam

Siapakah Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah?

Siapakah Aswaja’
Siapakah Aswaja’ (2)
Khilafah Menurut Ahlus Sunnah Wal Jamaah

Bantahan atas Syubhat Seputar HT, Hadits Ahad, Siksa Kubur

An-Nabhani: Hadits Ahad Tidak Diingkari Meski Tidak Menjadi Dalil Dalam Akidah
Pendirian Ibnu Hajar Mengenai Hadits Ahad yang Diperkuat oleh Qarinah
Jubir Hizbut Tahrir Lebanon: Wajib Mempercayai Masalah Siksa Kubur dan Dajjal
Ibnu Burhan: Hadits Ahad Riwayat Bukhari dan Muslim Tidak Qath’i
Khabar Ahad dalam Pandangan Ulama Ushul
Fatâwa Al Azhar Tentang Khabar Ahad
Pandangan Ormas Muhammadiyah & NU Tentang Khabar Ahad dalam Masalah Aqidah
Perbedaan antara Aqidah dan Hukum Syara’
Diskusi Khabar Ahad (Lanjutan I)
Metode Penetapan Aqidah
Al-’Ilmu wa Al-Dzan
Kedudukan Khabar Ahad dalam Masalah Aqidah

HT Memperbolehkan Pornografi?

Tanya Jawab: Menyaksikan Film ‘Panas’ dan Tikaman (Fitnah) Atas Hizbut Tahrir
Tanya Jawab Amir HT: Hukum Menonton Film di Bioskop dan Menonton Film Panas (Porno)?

HT adalah Mu’tazilah? Khawarij?

Apakah HT adalah Khawarij atau Muktazilah?
Bahasan Thariqul Iman (Kitab HT) & Penjelasan Imam Ibnu Qudamah
Pandangan Hizbut Tahrir Tentang Khawarij
Hizbut Tahrir Khawarij?
Bagaimana Mensikapi Kelompok Sempalan?
Sekilas Nasihat Al-’Alim Asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil untuk Berhati-Hati Terhadap Vonis Takfir Serampangan

Syabab HT “OMDO”?

”Syabab HT Omdo”?! Inilah Jawaban Al-Qur’an & Al-Sunnah (Jawaban Tuntas Syar’iyyah)
Bicaralah! (Ust. Dr. M. Rahmat Kurnia – DPP HTI)
Edukasi Publik, Sia-sia?
M. Ismail Yusanto: Dukungan Umat Makin Nyata!
Muhammad Saleem (Aktifis Hizbut Tahrir Inggris) : Perubahan Membutuhkan Opini Publik!

Haram Golput?

Parlemen Bukan Satu-satunya Jalan Perubahan (Ada Jalan Lain yang Jelas Syar’i)
Pemilu dan Perubahan
Hukum Islam Atas Koalisi Parpol Islam dan Parpol Sekuler dalam Pandangan Islam
Hukum Islam Menjadi Caleg dalam Sistem Demokrasi
Masih Percaya Pada Demokrasi?
Parpol Islam Kian Pragmatis
Perubahan Revolusioner Perspektif Islam
Tanggapan Hizbut Tahrir Indonesia Terhadap Fatwa MUI Tentang Golput Tahun 2009
Ismail Yusanto: Seharusnya Fatwa Haram Terlibat dalam Sistem Sekuler
Fatwakanlah Wajibnya Menerapkan Syariah Islam!
Jubir HTI, HM Ismail Yusanto: Umat Harus Mendukung Partai Islam Ideologis
Pemilu 2009: Umat Berharap Pada Partai Yang Memperjuangkan Syariah Islam
Komentar Politik : Golput Meningkat, Elit Politik Panik
Partai Islam, Jangan Sekedar Basa-Basi
Ulama dan Khilafah: Islam Agama Sekaligus Negara
Ulama’ Dinilai Karena Sikapnya, Bukan Sebatas Ilmunya
Kedudukan Fatwa dalam Syariat Islam
Ulama Wajib Mengoreksi Penguasa
Bedah Qaidah Ahwanu Al-Syarrain (قاعدة أهون الشرين)
Bolehkah Berdalil Dengan Nabi Yusuf?
Soal Jawab: Partisipasi di dalam Sistem Kufur (Jawaban Amir Hizbut Tahrir Terhadap Penggunaan Hujjah Perbuatan Nabi Yusuf as dan Raja Najasyi)

HT & Ghibah (Menjawab Tuduhan bahwa HT Tukang Ghibah (Konotasi Negatif))

Penjelasan al-’Allamah al-Imam al-Nawawi Tentang Perincian Ghibah (Part. I)
Slide Show Kajian HT Cianjur “Menjaga Lisan & Hukum Ghibah dalam Islam”

HT & Hukum Muqatha’ah

Bolehkah Memutus Hubungan Dengan Sesama Muslim?
Soal Jawab: Hukum Memutus Hubungan (Muqatha’ah) dengan Sesama Muslim

HT Mengabaikan & Menyepelekan Akhlak?

Kritik Syabab atas Para Pencela HT “Menyepelekan Akhlak”

Syabab HT Menikmati Demokrasi?

Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyyah)
Menjustifikasi Demokrasi dengan Dalih Menikmatinya? (Jawaban Argumentatif)
Menikmati Demokrasi? Apa Kata Imam Sufyan al-Tsauri?
Berterima Kasih Pada Demokrasi?
KH Shiddiq al-Jawi: Islam Menolak Demokrasi
Kerusakan Negeri Oleh Demokrasi
Siapa Diskriminatif?
Dalam Demokrasi, Siapapun Cenderung Jadi Buruk
Dampak Buruk Sistem Demokrasi
Wajah Buruk Demokrasi
Hakikat Buruk Demokrasi
Dengan Demokrasi, Orang Jadi Munafik

Hizbut Tahrir dan Amirnya Tidak Anti Kritik & Koreksi:

Jawab Soal Amir HT: Penolakan Hizbut Tahrir dan Amirnya atas Berbagai Kritik dan Koreksi
Klarifikasi Seputar Penolakan Hizbut Tahrir dan Amirnya atas Kritik dan Koreksi

Hizbut Tahrir Memperbolehkan Mencium Wanita Ajnabiyyah?

Benarkah Hizbut Tahrir Memperbolehkan Mencium Wanita Ajnabiyyah?

Thalabun Nushrah Itu Hukum Syara’ – Metode Dakwah Rasulullah SAW!

Tanya Jawab Amir HT: Thalabun Nushrah
KH Ali Bayanullah Al Hafidz: “Ibadah Haji, Momentum Thalabun Nushrah”
Ustadz Syamsudin Ramadhan : Tholabun Nushroh Metode Syar’i Menegakkan Khilafah
Soal Jawab Thalab an Nushrah
Thalabun-Nushrah: Kunci Perubahan
Thalabun Nushrah Bagian dari Metode Dakwah Rasulullaah SAW

Batas Waktu Kekosongan Tegaknya Al-Khilafah yang Merupakan Kewajiban

Jawab Soal Amir HT: Tenggak Waktu yang Diperbolehkan bagi Kaum Muslimin untuk Menegakkan al-Khilafah
Umat Haram Tanpa Khalifah Lebih Dari Tiga Hari?

Hukum Status Ormas Islam

Jawaban atas Tuduhan Terhadap HTI Terkait Status “Ormas Islam” (I)
Tanya Jawab dengan Amir HT

Kumpulan Bantahan Ilmiyyah atas Berbagai Dalih Pembenaran terhadap Demokrasi

Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Terhadap Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyyah)

Kumpulan Nasihat-Nasihat Terkait

Nasehat Berharga Syaikh Thalib Awadallah Kepada Syabab Hizbut Tahrir Dalam Berdebat
Adab-Adab Berdebat dalam Islam (Kajian Kitab Nafsiyyah Islamiyyah)
Nasihat atas Perdebatan yang Tidak Syar’i (Saling Mengolok-Olok, -)
Kecaman Syari’at Terhadap Sifat Takabur & Sikap Melecehkan Lawan Diskusi
Hati-Hati Berfatwa Tanpa Ilmu
Nasihat Asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil Atas Pentingnya Iman Terhadap Akhirat (Kajian Tafsir Syaikh ‘Atha)
Adab Bergaul Dengan Sesama Muslim

Kumpulan Download Bantahan Ilmiyyah (File Ppt, Pdf & Word):

Menjawab Syubhat terhadap Ide-ide Hizbut Tahrir ==>direct download, resumeable
Menjawab Syubhat terhadap Ide-ide Hizbut Tahrir ==>alternatif
Bantahan HT atas Tulisan Idrus Ramli

Kumpulan Download E-Book Kitab HT (Arab – Indo)

Download Sebagian E-Book Kitab Hizbut Tahrir (Gratis)
Unduh Kitab-Kitab HTI – 1
Unduh Kitab-Kitab HTI – 2

Kumpulan Buku pemikiran IMAM TAQIYUDDIN ANNABHANI

[00] tarif hizbut tahrir.zip
[01] pembentukan partai politik islam.zip
[02] Negara Islam.zip
[03] Titik Tolak Perjalanan Dakwah HT.zip
[04] terjun ke masyarakat.zip
[05] sistem pemerintahan islam.zip
[06] dustur.zip
[07] ahkamush sholat.zip
[08] kaidah kausalitas.zip
[09] dinamika aqidah islam.zip
[10] HADITS AHAD.zip
[11] membangun ekonomi alternatif pasca kapitalisme.zip
[12] Materi-Seputar Gerakan Islam.zip
[13] bunga rampai.zip
[14] tinjauan kritis terhadap asas ideologi sosialisme dan kapitalisme.zip
[16] keniscayaan benturan peradaban.zip
[17] kritik islam terhadap uud 1945.zip
[18] menggugat thagut demokrasi.zip
[19] menghancurkan demokrasi.zip
[20] demokrasi kufur.zip
[21] Bunga Bank Haram.zip
[22] diskursus negara islam.zip
[23] metode perubahan untuk melanjutkan kehidupan islam.zip
[24] sebab-sebab kegoncangan pasar modal.zip
[25] SHARIAH ISLAM INDONESIA.zip
[26] Soal Jawab Seputar Khamer.zip
[27] KHUTBAH AIDUL FITRI 1424 H.zip
[28] marhaban ramadhan.zip
[29] Menjinakkan Kesombongan.zip
[30] serangan amerika untuk menghancurkan islam.zip
[31] 36 SOAL JAWAB.zip
[32] 37-SOAL JAWAB.zip
[33] AMWAL.zip
[34] bayyinat.zip
[35] bendera rasul.zip
[36] cantik.zip
[37] DAKWAH WAJIB.zip
[38] DAKWAH JILID 2.zip
[39] fikrul islam.zip
[40] DARKNESS.zip
[41] dirasat.zip
[42] establish.zip
[43] ips-islam politik spiritual.zip
[45] jihad dan politik.zip
[46] kloning.zip
[47] khilafah-solisi.zip
[48a] kepribadian islam 1.zip
[48b] kepribadian islam ii.zip
[48c] kepribadian islam iii.zip
[49] Manhaj Hizb.zip
[50] selamatkan indonesia dengan syariah.zip
[51] materi dakwah.zip
[52] luruskah akidah anda.zip
[53] mafahim islamiyah.zip