Pelajaran Tunisia, Mesir, Libia, dll
  • Optimisme perubahan: masyarakat dunia tidak (sepenuhnya) apatis. Mereka mau memikirkan,  berjuang bahkan berkorban bukan sekedar untuk kepentingan pribadi
  • Alianasi politik : penguasa dan rakyat
  • Rezim dan sistem yang korup, diktator, gagal mensejahterakan rakyat akan tumbang
  • Rezim yang yang menghamba dan bergantung pada kekuatan asing sangatlah rapuh dan bernasib tragis , dicampakkan oleh tuannya sendiri
  • Sikap hipokrit dan busuk negara-negara imperialis (Amerika, Inggris, dan sekutunya)
  • Perubahan (tumbangnya sebuah rezim) dapat dilakukan di luar parlemen, bukan dari dalam
  • People Power saja, tanpa dukungan militer, tidak serta merta mampu menumbangkan rezim & sistem
  • Perubahan tanpa visi dan kepemimpinan yang jelas , rawan ‘pembajakan’ rezim lama dan kepentingan asing
  • Perubahan mendasar tidak cukup dengan pergantian rezim tapi harus inqilabiyah (asasiyah,syumuliyah)
  • Relevansi seruan khilafah dan syariah
Pembajakan Isu : Demokratisasi , Liberalisasi
  • Hal yang natural terjadi pada rezim yang diktator dan gagal mensejahterakan rakyat
  • Rakyat mengingingkan perubahan ,tumbangnya rezim diktator,  independent, bukan berarti demokrasi, liberal
  • Sentimen Islam yang kuat : takbir, syahadah, Khodafi  musuh Allah القذافى عدو الله, jumat kemarahan مصر جمعة الغضب
  • Hasil Survey : keinginan untuk menegakkan syariah, khilafah, dan menolak nilai-nilai liberal
Gelombang Baru Dunia Yang Tidak Bisa Diabaikan
  • Pusat Kajian Strategis Universitas Yordania survey komprehensif  laporan tahun 2005 (“Revisiting the Arab Street” ): dua pertiga dari responden di negara-negara Arab merasa bahwa Syari’at harus menjadi sumber legislasi tunggal (persyaratan utama untuk Negara Islam), dan sepertiga sisanya merasa bahwa Syari’at harus menjadi sumber hukum.
  • Universitas Maryland  hasil survey 4 negara Maroko, Pakistan, Mesir  , Indonesia pada April 2007 (‘Muslim Public Opinion on US Policy, Attacks on Civilians and al-Qaeda’ ) menyebutkan kecenderungan serupa: “Mayoritas responden (70 %)di sebagian besar negara-negara mendukung penerapan Syari’at dengan ketat, menolak nilai-nilai Barat, dan bahkan menyatukan seluruh negeri Islam (Khilafah).”
Kritik Terhadap Jalan Demokrasi
  • Bahaya ideologis : kedaulatan di tangan rakyat bukan hukum syara
  • Distorsi ideologis : pragmatisme , kompromi, koalisi dengan rezim korup dan dzolim
  • Mengokohkan demokratisasiàmemperpanjang sistem yang rusak
  • Memperkuat intervensi  asing lewat tokoh dan parpol yang didukung Barat
  • Menimbulkan suasana konflik; masyarakat, internal parpol, antar parpol
  • Biaya Politik yang Besaràuang rakyat terbuang sia-sia
  • Pemerintah tidak pernah fokus mengurus rakyatàsibuk mengurus ‘perpanjangan kekuasaan’
  • Menjauhkan umat dari perjuangan yang sebenarnyaàkewajiban menegakkan Daulah Khilafah

Kritik terhadap People Power
  • Tanpa visi dan pemimpin yang jelas : rawan pembajakan
  • Berpotensi Menimbulkan kekacauan, perusakan hak milik umum, konflik horizontal hingga pembantaian sesama umat Islam
  • Kontraproduktif dengan tujuan membawa negara ke arah yang lebih baik, jika yang terjadi malah kerusakan dan pertumpahan darah
  • Berbahaya, karena jika tidak berhasil menumbangkan rezim, maka akan membuat penguasa tambah bengis dan paranoid
Syarat Perubahan

Metode Dakwah
Dakwah Rasulullah
Usia
Rosulullah
Dakwah Rosulullah
40
Kegelisahan Rosul melihat kondisi masyarakat,
Menerima Wahyu Pertama
40-43 [3thn]
Tahap 1: Dakwah, Tatsqif, Rekrutmen
43-51 [8 thn]
Tahap 2: Interaksi dengan masyarakat, Dakwah terang-terangan, Mencari Nushroh.
52
Tahap 3: Menerima penyerahan otoritas/kekuasaan
53
Hijrah: Proklamasi Daulah di Madinah
63
Penegakkan dan Penyebarluasan Dakwah Islam
SEJARAWAN : [Will Durant – The Story of Civilization].
Para Kholifah telah memberikan keamanan kepada manusia hingga batas yang luar biasa besarnya bagi kehidupan dan usaha keras mereka. Para Kholifah telah mempersiapkan berbagai kesempatan  bagi siapapun yang memerlukannya dan meratakan kesejahteraan selama berabad-abad dalam luasan wilayah yang belum pernah tercatatkan lagi fenomena seperti itu setalah masa mereka
ISLAM NEGARA ADI DAYA
Peradaban Islam merupakan peradaban terbesar di dunia. Peradaban Islam sanggup menciptakan negara adi daya dunia (superstate) terbentang dari satu samudera ke samudera yang lain; dari iklim utara hingga tropis dengan ratusan juta orang di dalamnya , dengan perbedaan kepercayaan dan suku (Carleton : “ Technology, Business, and Our Way of Life: What Next)
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ(QS Ali Imron : 26)
النكت والعيون - (1 / 225)
imam al mawardi An-Naktu wal Uyun
  • { تُؤْتِي الْمُلْكَ مَن تَشَآءُ وَتَنزِعُ الْمُلْكَ مِمَّن تَشَآءُ } فيه ثلاثة تأويلات :
  • أحدها : أن المُلك هنا النبوة ، قاله مجاهد
  • والثاني : أنه الإيمان
  • والثالث : أنه السلطان
  • روى قتادة أن النبي صلى الله عليه وسلم سأل ربه أن يجعل مُلْك فارس والروم في أمته ، فأنزل الله هذه الآية
  • { وَتُعِزُّ مَن تَشَآءُ وَتُذِلُّ مَن تَشَآءُ } يحتمل ثلاثة أوجه :
  • أحدها : تعز من تشاء بالطاعة ، وتذل من تشاء بالمعصية
  • والثاني : تعز من تشاء بالنصر ، وتذل من تشاء بالقهر

قال تعالى:
وَعَدَ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَيَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِي الأرْضِ كَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَيُمَكِّنَنَّ لَهُمْ دِينَهُمُ الَّذِي ارْتَضَى لَهُمْ وَلَيُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ أَمْنًا يَعْبُدُونَنِي لا يُشْرِكُونَ بِي شَيْئًا وَمَنْ كَفَرَ بَعْدَ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ (النور: 55)
هذا وعد من الله لرسوله صلى الله عليه وسلم . بأنه سيجعل أمته خلفاء الأرض، أي: أئمةَ الناس والولاةَ عليهم، وبهم تصلح البلاد، وتخضع لهم العباد،…(الامام الحافظ ابن كثير, تفسير القرأن العظيم, 6: 77)
Download file Powerpoint: ds-perubahan-dunia-islam

hizbut-tahrir.or.id *
Share/Bookmark
This entry was posted on 5:15 PM and is filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments: