Dengan memperhatikan hal-hal berikut:
Penegasan Allah SWT dalam al Qur’an:
قَوْلِهِ تَعَالَى: {يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ} [المجادلة -11]
“bahwa Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (TQS Al Mujadilah: 11)


Para ulama adalah perawis para Nabi. Rasulullah SAW bersabda:
وَإنَّ العُلَمَاءَ وَرَثَةُ الأنْبِيَاءِ ، وَإنَّ الأنْبِيَاءَ لَمْ يَوَرِّثُوا دِينَاراً وَلاَ دِرْهَماً وَإنَّمَا وَرَّثُوا العِلْمَ. (رواه أَبُو داود والترمذي )
“… Dan bahwa ulama itu adalah pewaris para Nabi, dan sesungguhnya para Nabi itu tidak mewariskan dinar atau dirham (yakni sesuatu yang sifatnya duniawi) tetapi para Nabi itu mewariskan ilmu” (HR Abu Dawud dan at-Tirmidzi dari Abu Darda’ RA).

Bahwa keberadaan para ulama di tengah-tengah masyarakat adalah layaknya obat. Imam Sufyan Ats-tsauri menyatakan[i]: “Perbuatan buruk itu adalah penyakit dan ulama adalah obatnya… “
Kewajiban ulama adalah melakukan aktivitas amar makruf nahi mungkar; membongkar makar yang dilakukan negara-negara kafir imperialis atas Islam dan kaum Muslim; mengungkap persekongkolan para penguasa antek dengan negara-negara kafir penjajah untuk melanggengkan penjajahan mereka di dunia Islam; dan kewajiban ulama untuk melakukan muhasabah lil hukkaam.

Bahwa penghinaan terhadap Rasulullah SAW yang berulangkali dilakukan oleh orang-orang kafir adalah bukti real kebencian dan kedengkian mereka  yang sangat mendalam terhadap Islam dan kaum Muslimin. Terakhir film yang berjudul “Innocence  of Muslims”. Film murahan yang dibuat oleh seorang penganut Kristen Koptik warga Negara AS. Dalam film tersebut Sayyidina wa syafi’ina Muhammad SAW dihina dengan sangat keji.  Dan dengan dalih kebebasan pemerintah AS kafir penjajah telah membiarkan begitu saja pembuatan film tersebut dan disebarluaskan ke seluruh dunia;
Hukuman  orang yang mencela Rasulullah SAW:

Allah Tabaraka wa Ta’ala mengkategorikan celaan terhadap Nabi SAW adalah seperti  celaan terhadap-Nya[ii].

Mencela Nabi SAW adalah termasuk suatu perkara yang sangat diharamkan.
  • Ijma’ Ulama’ menegaskan bahwa mencela Nabi adalah merupakan kekufuran dan murtad dari Islam,  baik  hal tersebut dilakukan dengan main-main maupun dengan sungguh-sungguh[iii].
  • Imam Abu Bakar Ibn Mundir menegaskan: “bahwa umumnya ahli ilmu (ulama’) sepakat bahwa orang yang mencela Nabi SAW, baginya adalah hukuman mati”[iv].
  • Imam Al-Khattaby berkata: “saya tidak melihat adanya perbedaan diantara kaum Muslimin atas kewajiban menghukum mati orang yang mencela Nabi SAW”[v].
  • Dan Umat telah sepakat baik generasi salaf maupun khalaf hukum kafir dan dihukum mati untuk  orang yang mencela Rasulullah SAW—menurut pendapat yang rajih– tanpa perlu diminta untuk bertaubat. Baik  muslim atau kafir, laki-laki atau wanita. Baik  dilakukan dengan serius atau hanya main-main[vi].
  • Berkata Imam Ibn Qasim dr Imam Malik: orang yang mencela beliau SAW dari kalangan orang Yahudi dan Nasrani hukumannya dibunuh, kecuali masuk Islam. Sedangkan untuk orang Islam yang mencela beliau SAW maka dia dibunuh tanpa diminta untuk bertaubat[vii]
Bahwa kehormatan Rasulullah SAW, kehormatan-kesucian Islam, dan kaum Muslimin tidak terjaga dan tidak terlindungi karena tiadanya khilafah di tengah-tengah umat. Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَبِي هُرَيْرَة عَنْ النَّبِيّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّمَا الْإِمَام جُنَّة يُقَاتَل مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ
“Bahwa Imam/ khalifah itu layaknya perisai orang berperang di belakang (dibawah kepemimpinan) imam serta berlindung pada Imam”.
Imam an-Nawawi berkata[viii]:
(imam itu junnah) artinya seperti cover/ penutup. Imamlah yang akan mencegah musuh menyakiti kaum Muslimin, dan mencegah sebagian masyarakat menyakiti sebagian yang lain. Imam melindungi kemurnian serta kesucian Islam, masyarakat berlindung pada Imam dan musuh takut pada supremasinya. Sedangkan makna (berperang di belakang Imam) adalah masyrakat bersama Imam memerangi orang-orang kafir, bughat, khawarij, dan biang kerusakan serta kedzaliman”
Maka, kami, para ulama menyatakan:
  1. Mengutuk
pembuatan dan penyebarluasan film yang sangat menghina kehormatan Rasulullah SAW itu. Juga mengutuk pemerintah AS yang membiarkan begitu saja film ini dibuat dan disebarluaskan ke seluruh dunia, sebagai perbuatan biadab yang tidak bisa dibiarkan begitu saja;
  • Menuntut pelaku penghinaan ini dihukum. Bila ia muslim, harus dihukum mati. Bila pelakunya orang kafir dari kalangan Yahudi atau Nasrani, juga harus dihukum mati kecuali mereka bertaubat dan masuk Islam. Demikianlah ketentuan syariah Islam atas pelaku penghinaan terhadap Rasulullah SAW;
  • Menyampaikan taushiyyah (rekomendasi) pada seluruh komponen kaum Muslimin sebagai berikut:
  • Menyerukan kepada seluruh komponen ulama, khususnya para ulama, untuk bahu-membahu dalam membela kehormatan Rasulullah SAW, Islam dan kaum Muslimin.
  • Menolak setiap paham atau doktrin yang bertentangan dengan Islam seperti HAM, sekularisme dan liberalisme serta sungguh-sungguh berjuang menegakkan Khilafah. Karena hanya Khilafahlah yang akan secara nyata menghentikan semua penghinaan itu, serta melindungi kehormatan Islam dan umatnya, sebagaimana pernah lakukan oleh Khalifah Abdul Hamid II terhadap Perancis dan Inggris yang hendak mementaskan drama karya Voltaire, yang menghina Nabi Muhammad saw. Ketegasan sang Khalifah, yang akan mengobarkan jihad melawan Inggeris itulah yang akhirnya menghentikan rencana jahat itu sehingga kehormatan Rasulullah SAW tetap terjaga. Dengan khilafah itu pula kaum Muslimin akan mengepung Negara-negara yang melindungi orang-orang yang mencela Rasulullah SAW. Sebagaimana beliau SAW mengepung kaum Yahudi Bani Quraidhah yang melindungi orang yang mencela beliau.
  • Mengajak seluruh komponen umat Islam khususnya Ulama, untuk berada di garda terdepan dalam perjuangan menegakkan syariah dan khilafah serta memberikan ta’yid (dukungan)  pada para pengemban dakwah yang berjuang untuk menegakkan syariah dan khilafah
  • (Disampaikan Para Ulama Dalam  Silaturahmi Akbar Keluarga Besar Hizbut Tahrir Indonesia DKI Jakarta, di Lapangan Monas yang dihadiri 7000 ulama, tokoh umat dan para santri, 09 Dzulqa’dah 1433 H/25 September 2012)


    [i] الشيخ ثابت خواجا, خبر الواحد والتصديق به (ص: 29)
    [ii] تفسير الرازي (6/  431)فالله تعالى أجرى(أَجْرَى: جَعَلَهُ يَجْرِي) شتم الرسول مجرى شتم الله تعالى كما في قوله : { إِنَّ الذين يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ الله } [ الفتح : 10 ] وكقوله : { إِنَّ الذين يُؤْذُونَ الله } [ الأحزاب : 57 ]
    [iii]Mausu’ah ad-difa’ an Rasulullah SAW, 93/12
    [iv] Tafsir al Qurtubi 8/ 82;
    وقال ابن المنذر: أجمع عامة أهل العلم على أن من سب النبي صلى الله عليه وسلم عليه القتل
    [v] Mausu’ah ad=difa’ an rasulillah SAW, 10/ 12
    [vi] Mausu’ah ad-dien an-Nashehah, 1/83
    أجمعت الأمة سلفاً وخلفاً على كفر وقتل سابِّ الرسول صلى الله عليه  وسلم، من غير استتابة في أرجح الأقوال، مسلماً كان أم كافراً، ذكراً كان أم أنثى، جاداً كان أم هازلاً.
    [vii] نيل الأوطار (11/  443)
    فَقَالَ ابْنُ الْقَاسِمِ عَنْ مَالِكٍ : يُقْتَلُ مَنْ سَبَّهُ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْهُمْ إلَّا أَنْ يُسْلِمَ ، وَأَمَّا الْمُسْلِمُ فَيُقْتَلُ بِغَيْرِ اسْتِتَابَةٍ
    [viii] شرح النووي على مسلم (6/  315(
    عَنْ أَبِي هُرَيْرَة عَنْ النَّبِيّ صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ : إِنَّمَا الْإِمَام جُنَّة يُقَاتَل مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ .قَوْله صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ( الْإِمَام جُنَّة ) أَيْ : كَالسِّتْرِ ؛ لِأَنَّهُ يَمْنَع الْعَدُوّ مِنْ أَذَى الْمُسْلِمِينَ ، وَيَمْنَع النَّاس بَعْضهمْ مِنْ بَعْض ، وَيَحْمِي بَيْضَة الْإِسْلَام ، وَيَتَّقِيه النَّاس وَيَخَافُونَ سَطْوَته ، وَمَعْنَى يُقَاتَل مِنْ وَرَائِهِ أَيْ : يُقَاتَل مَعَهُ الْكُفَّار وَالْبُغَاة وَالْخَوَارِج وَسَائِر أَهْل الْفَسَاد وَالظُّلْم مُطْلَقًا ، وَالتَّاء فِي ( يُتَّقَى ) مُبْدَلَة مِنْ الْوَاو لِأَنَّ أَصْلهَا مِنْ الْوِقَايَة .
    [sumber]
    *
    Share/Bookmark
    This entry was posted on 10:00 PM and is filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

    0 comments:

    Daftar Isi

    hosting murah, gratis domain





    Kumpulan Bantahan – Jawaban Ilmiyyah HT (Resmi) & Syabab Atas Berbagai Fitnah Terhadap HT

    Tanya Jawab Seputar Hizbut Tahrir & Metode Dakwah:

    Tanya Jawab Seputar Hizbut Tahrir (1)
    Tanya Jawab Seputar Hizbut Tahrir (2)
    Tanya Jawab Seputar Hizbut Tahrir (3)
    Hizbut Tahrir Adalah Partai Politik Yang Berdiri Sendiri Tidak Mewakili dan Tidak Diwakili Oleh Siapapun
    Cara HT Mengungkapkan Dirinya Sendiri
    Jawaban Tuntas Pertanyaan Berulang Seputar Khilafah dan Hizbut Tahrir
    Mengenal Hizbut Tahrir
    Tahapan Dakwah dan Aktivitas Politik Hizbut Tahrir
    Jalan Rasulullah saw, Jalan Pasti Menuju Tegaknya Khilafah
    Hizbut Tahrir : Dakwah Islam Pemikiran, Politik, dan Tanpa Kekerasan
    Kenapa Hizbut Tahrir Partai Politik ?
    Memoar Syaikh Abu Arqam (Generasi Awal Hizbut Tahrir)
    Sejarah Awal Masuknya Hizbut Tahrir ke Indonesia
    Ustadz Abu Zaid (DPP HTI): HT Hanya Meneladani Metode Dakwah Nabi SAW
    Jalan Menuju Khilafah
    Jalan Utopia Menuju Khilafah
    Hizbut Tahir Menilai Berhasil Kenalkan Konsep Khilafah
    Fikrah Akidah Islam
    Capaian Muktamar Khilafah 2013
    Muktamar Khilafah Sia-sia?
    Wawancara Koran al Liwa’ dengan Ustadz Ahmad Al-Qashash (Media Informasi Hizbut Tahrir Lebanon) : Hizbut Tahrir Berasaskan Aqidah Islam
    Wawancara Wartawan Al Quds Al Arabi dengan Ahmad Al-Khatib (Anggota Media Informasi Hizbut Tahrir) di Palestina
    Keterangan Pers: Hizbut Tahrir yang Berjuang untuk Khilafah dengan Garis Perjuangan yang Sudah Tetap Tidak Akan Berhenti Menarik Perhatian Terhadapnya!
    Jangan Takut Bergabung dengan Hizbut Tahrir

    Koreksi Ilmiyyah HT atas Fitnah & Kesalahan Pemikiran:

    Koreksi Atas buku WAMY dan Buku-Buku Derivatnya (Al-Thariiq ilaa Jamaa’at al-Muslimiin)
    Koreksi Atas Artikel Sabili: “Menguak Hizbut Tahrir”
    Catatan Jubir: HT Elitis?
    Beberapa Tanggapan Terhadap Khilafah
    Hizbut Tahrir dan Pemboikotan Media Massa (Media Anti Islam)
    Hizbut Tahrir adalah Gerakan Islam yang Bekerja Membangun Negara Khilafah yang Merupakan Kewajiban Syariah dengan Metodologi yang Jelas dan Hanya Berdasarkan Syariah yang Benar
    Melarang Aspirasi Penegakkan Syariat dan Khilafah Adalah Menentang Karya Agung Para Ulama dan Melestarikan Kerusakan Sistem Demokrasi
    Catatan Atas Pemberitaan Seputar Hizbut Tahrir Terkait Konferensi Media Global
    Hizbut Tahrir Berjuang Berlandaskan Islam (Tanggapan Atas Artikel Syathah di Surat Kabar Al-Intibahah)
    Gerakan Islam dan Masalah Khilafah (Tanggapan Hizbut Tahrir Atas Surat Kabar Al-Ahram)
    HT Turki: Siapa yang Mengklaim Adanya Hubungan antara Hizbut Tahrir dengan Ergenekon
    Bantahan Terhadap Beberapa Kerancuan Koran asy-Syarq al-Awsath Terhadap Hizbut Tahrir
    KETERANGAN PERS: Bantahan Hizbut Tahrir Indonesia Terhadap Buku Ilusi Negara Islam
    Ilusi Buku Ilusi Negara Islam
    Demokratisasi atau Revitalisasi? (Tanggapan untuk Ahmad Syafii Maarif)
    Kenapa Ideologi Islam Dianggap Asing, Sedangkan Kapitalisme Tidak?
    Bantahan Terhadap Artikel Dr Syafii Ma’arif
    Koran “Shariato Phobia” (Kritik Terhadap The Jakarta Post)
    Catatan Jubir HTI: The Jakarta Post dan Bias Media
    The Jakarta Post/opinion : Inaccurate and misleading reports on HTI
    Mencabut Terorisme dengan Dakwah (Tanggapan Untuk Jawa Pos)
    Tanggapan Terhadap Artikel di Koran Ar-Riyadh
    HT Turki Bantah Tudingan Media Massa
    Hizbut Tahrir Wilayah Lebanon Tolak Tudingan Melakukan Aksi Bersenjata
    Keputusan Penuntut Umum Denmark: Membatalkan Tuduhan Palsu Terhadap Hizbut Tahrir
    Tanggapan HTI Jawa Barat Atas Berita Berjudul: ”Bangladesh Menahan 27 Penyebar Selebaran” Di Pikiran Rakyat Pada Edisi Ahad, 15 Maret 2009

    Amir HT Berjuang Keras Bersama Umat:

    Profil Amir HT Ke-1 Al-’Allamah Asy-Syaikh Taqiyuddin An-Nabhani
    Profil Amir HT Ke-2 Al-’Alim Asy-Syaikh ‘Abdul Qadim Zallum
    Profil Amir HT Ke-3 Al-’Alim Asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil Abu Ar-Rasythah
    Memoar dari Penjara dan Indahnya Persahabatan bersama Amir Hizbut Tahrir, Al-Alim –Al-Jalil Sheikh Ata bin Khalil Abu al- Rashtah
    Alhamdulillah, Facebook dan Twitter Resmi Amir Hizbut Tahrir Al-‘Alim ‘Atha bin Kholil Abu Ar-Rasytah Diluncurkan
    Page FB Resmi Amir HT
    Website Resmi Amir HT
    Amir Hizbut Tahrir: Dukunglah Penegakkan Khilafah
    Teks Pidato Amir Hizbut Tahrir Kepada Warga di Suriah
    Surat Amir Hizbut Tahrir Kepada Salah Seorang Ulama Al-Azhar Syaikh Hasan al-Janaini yang Menjadi Pejuang Khilafah

    Testimoni Sebagian Pandangan Ulama, Tokoh tentang HT & Perjuangan Menegakkan Syari’ah wal Khilafah:

    Prof. Hassan Ko Nakata: Hanya Hizbut Tahrir Gerakan Politik Islam yang Memperjuangkan Terealisasinya Khilafah
    Salah Satu Guru Besar Al-Azhar Al-Syariif Menjadi Pejuang Khilafah
    Brigadir Hussam Alawak Menjelaskan Mengapa Ia Percaya Bahwa Hizbut Tahrir Adalah Kekasih Allah
    Kumpulan Testimoni: Kita Akan Dukung Terus Hizbut Tahrir
    Buya dan Asatidz Sumbar: Hizbut Tahrir Wadah Perjuangan Para Alim Ulama Untuk Menegakkan Khilafah
    Testimoni Ulama: “Saya mahzabnya bukan Rambo yang berjuang sendirian, maka saya bergabung dengan Hizbut Tahrir”
    Kiyai Dadang: “Saya Mendukung Hizbut Tahrir Sepenuh Hati, dan Siap Membantu dengan Segenap Kemampuan yang Ada”
    Ulama Sumedang, Siap Berjuang Bersama Hizbut Tahrir Untuk terapkan Syariah dan Khilafah
    Ulama Banjarnegara: “Begitu Kenal Dengan HTI, Saya Langsung Jatuh Hati”
    Gus Lubabul: “Saya Warga NU, Tetapi Secara Batiniah Merasa Anggota HTI”
    Komentar Beberapa Tokoh Lampung Terhadap Manifesto Hizbut-Tahrir untuk Indonesia
    Workshop Ulama Rancaekek Timur:“Saya ingin Khilafah tegak besok”
    Tokoh Lampung; Jiwa Kami Tetap Akan Mendukung Perjuangan HTI dalam Menegakkan Khilafah
    Kalau Bisa HTI Rutin Memberikan Pencerahan kepada Jamaah
    Ustadz Arifin Ilham : Puncak Kesufian Dalam Islam Adalah Dakwah dan Jihad Untuk Tegaknya Syariah dan Khilafah!
    Pimpinan Ponpes Nurul Ulum Jember, KH. Abdullah: Kami Jalin Hubungan dengan HTI
    Peduli Akan Wajibnya Berhukum Dengan Syariat Islam Kyai Muchlash Zain Undang Para Ulama dan Tokoh Ummat
    Ulama Jabar: Kami Akan Terus Mensosialisasikan Wajibnya Syariah dan Khilafah!
    Workshop Ulama Jawa Timur I : “Penyatuan Sikap dan Langkah Ulama Untuk Penegakan Syariah”
    Ulama Mendukung Hizbut Tahrir Perjuangkan Syariah dan Khilafah

    HT Pecahan dari Al-Ikhwan Al-Muslimin?

    Kala Sebagian Pemimpin dan Anggota Al-Ikhwan Al-Muslimin Jatuh Hati Kepada Hizbut Tahrir
    Syaikh Taqiyudin An-Nabhani Bukan Deflektor dari Gerakan Ikhwan

    HT, Perjuangan Menegakkan Al-Khilafah & Jihad:

    Tanya Jawab atas Ungkapan “Jihad Bukan Metode untuk Menegakkan al-Khilafah”
    Jihad dalam Perspektif Hizbut Tahrir
    Ustadz Ahmad Al-Qashash (Media Informasi Hizbut Tahrir Lebanon): Jihad Hukumnya Wajib!
    Haji & Jihad
    Soal Jawab Amir HT: الجهاد في العمل لإقامة الدولة
    Soal Jawab Amir HT (Terjemah): Jihad dalam Perjuangan Untuk Menegakkan Daulah dan Ifadhah dalam Haji
    Menyoal Perjuangan Bersenjata Untuk Menegakkan Daulah Islamiyah

    HT & Pembahasan Bid’ah:

    Jawab Soal Amir HT: Tentang Bid’ah

    HT, Syi’ah & Sufy:

    Kami Tidak Memiliki Hubungan dengan “Hizbut Tahrir Mesir yang Sufi” atau “Hizbut Tahrir Baru yang Syiah”
    Tanya Jawab Amir HT: Hukum Taqiyyah & Syi’ah
    Sunni-Syiah dalam Naungan Khilafah
    HTI: Konsep Khilafah Islam Berbeda dengan Konsep Imamah Syiah
    Syi’ah Dalam Kitab Resmi Hizbut Tahrir

    HT & Syi’ah – Khomeini:

    Tawaran Hizbut Tahrir Kepada Khameini
    Syubhat: Hizbut Tahrir Mau Membai’at Khomeini Sebagai Khalifah?
    Tidak Benar HT Pernah Tawarkan Khomeini Menjadi Kholifah

    HT & Madzhab:

    Hizbut Tahrir Apakah Sebuah Madzhab?
    Bagaimana Menyikapi Perbedaan Madzhab
    Persoalan Seputar Madzhab
    Ahmadiyah: Perbedaan atau Penyimpangan?

    HT, Khilafah & Imam Al-Mahdi

    Perkataan Imam Bukhari “Fiihi Nazhar” Mengenai Seorang Perawi Hadits Tidak Selalu Melemahkan Haditsnya
    Khilafah Bukan Negara Mazhab
    Ulama Empat Mazhab Mewajibkan Khilafah
    Dalil yang Tegas Tentang Kewajiban Khilafah
    Kewajiban Menegakkan Khilafah
    Jawab Soal: Hadits Bisyarah
    KH. Drs. Hafidz Abdurrahman, MA : Hizbut Tahrir Sudah Punya Master Plan dan Road Map Untuk Menegakkan Khilafah
    Ust H. Musthafa A Murtadho: Menegakkan Khilafah: Kewajiban Ulama
    Menegakkan Khilafah bukan hanya Kewajiban Hizbut Tahrir
    Haram Berdiam Diri Dari Menegakkan Khilafah Dengan Alasan Menunggu Imam Mahdi
    Imam Mahdi dan Khilafah
    Betulkah Imam Mahdi yang akan Mendirikan Khilafah?
    Khilafah Islamiyah Akan Menyatukan Umat di atas Asas Islam dan Akan Mengadopsi Politik Industrialisasi Yang Kuat dan Menyeluruh
    Upaya Mendirikan Khilafah
    Seputar Dakwah untuk Mendirikan Khilafah
    Deradikalisasi: Upaya Menghambat Pendirian Khilafah
    Khilafah dan Strategi Industrialisasi Dunia Islam
    Khilafah Menyatukan Umat Islam

    Siapakah Ahlus Sunnah Wal Jamaa’ah?

    Siapakah Aswaja’
    Siapakah Aswaja’ (2)
    Khilafah Menurut Ahlus Sunnah Wal Jamaah

    Bantahan atas Syubhat Seputar HT, Hadits Ahad, Siksa Kubur

    An-Nabhani: Hadits Ahad Tidak Diingkari Meski Tidak Menjadi Dalil Dalam Akidah
    Pendirian Ibnu Hajar Mengenai Hadits Ahad yang Diperkuat oleh Qarinah
    Jubir Hizbut Tahrir Lebanon: Wajib Mempercayai Masalah Siksa Kubur dan Dajjal
    Ibnu Burhan: Hadits Ahad Riwayat Bukhari dan Muslim Tidak Qath’i
    Khabar Ahad dalam Pandangan Ulama Ushul
    Fatâwa Al Azhar Tentang Khabar Ahad
    Pandangan Ormas Muhammadiyah & NU Tentang Khabar Ahad dalam Masalah Aqidah
    Perbedaan antara Aqidah dan Hukum Syara’
    Diskusi Khabar Ahad (Lanjutan I)
    Metode Penetapan Aqidah
    Al-’Ilmu wa Al-Dzan
    Kedudukan Khabar Ahad dalam Masalah Aqidah

    HT Memperbolehkan Pornografi?

    Tanya Jawab: Menyaksikan Film ‘Panas’ dan Tikaman (Fitnah) Atas Hizbut Tahrir
    Tanya Jawab Amir HT: Hukum Menonton Film di Bioskop dan Menonton Film Panas (Porno)?

    HT adalah Mu’tazilah? Khawarij?

    Apakah HT adalah Khawarij atau Muktazilah?
    Bahasan Thariqul Iman (Kitab HT) & Penjelasan Imam Ibnu Qudamah
    Pandangan Hizbut Tahrir Tentang Khawarij
    Hizbut Tahrir Khawarij?
    Bagaimana Mensikapi Kelompok Sempalan?
    Sekilas Nasihat Al-’Alim Asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil untuk Berhati-Hati Terhadap Vonis Takfir Serampangan

    Syabab HT “OMDO”?

    ”Syabab HT Omdo”?! Inilah Jawaban Al-Qur’an & Al-Sunnah (Jawaban Tuntas Syar’iyyah)
    Bicaralah! (Ust. Dr. M. Rahmat Kurnia – DPP HTI)
    Edukasi Publik, Sia-sia?
    M. Ismail Yusanto: Dukungan Umat Makin Nyata!
    Muhammad Saleem (Aktifis Hizbut Tahrir Inggris) : Perubahan Membutuhkan Opini Publik!

    Haram Golput?

    Parlemen Bukan Satu-satunya Jalan Perubahan (Ada Jalan Lain yang Jelas Syar’i)
    Pemilu dan Perubahan
    Hukum Islam Atas Koalisi Parpol Islam dan Parpol Sekuler dalam Pandangan Islam
    Hukum Islam Menjadi Caleg dalam Sistem Demokrasi
    Masih Percaya Pada Demokrasi?
    Parpol Islam Kian Pragmatis
    Perubahan Revolusioner Perspektif Islam
    Tanggapan Hizbut Tahrir Indonesia Terhadap Fatwa MUI Tentang Golput Tahun 2009
    Ismail Yusanto: Seharusnya Fatwa Haram Terlibat dalam Sistem Sekuler
    Fatwakanlah Wajibnya Menerapkan Syariah Islam!
    Jubir HTI, HM Ismail Yusanto: Umat Harus Mendukung Partai Islam Ideologis
    Pemilu 2009: Umat Berharap Pada Partai Yang Memperjuangkan Syariah Islam
    Komentar Politik : Golput Meningkat, Elit Politik Panik
    Partai Islam, Jangan Sekedar Basa-Basi
    Ulama dan Khilafah: Islam Agama Sekaligus Negara
    Ulama’ Dinilai Karena Sikapnya, Bukan Sebatas Ilmunya
    Kedudukan Fatwa dalam Syariat Islam
    Ulama Wajib Mengoreksi Penguasa
    Bedah Qaidah Ahwanu Al-Syarrain (قاعدة أهون الشرين)
    Bolehkah Berdalil Dengan Nabi Yusuf?
    Soal Jawab: Partisipasi di dalam Sistem Kufur (Jawaban Amir Hizbut Tahrir Terhadap Penggunaan Hujjah Perbuatan Nabi Yusuf as dan Raja Najasyi)

    HT & Ghibah (Menjawab Tuduhan bahwa HT Tukang Ghibah (Konotasi Negatif))

    Penjelasan al-’Allamah al-Imam al-Nawawi Tentang Perincian Ghibah (Part. I)
    Slide Show Kajian HT Cianjur “Menjaga Lisan & Hukum Ghibah dalam Islam”

    HT & Hukum Muqatha’ah

    Bolehkah Memutus Hubungan Dengan Sesama Muslim?
    Soal Jawab: Hukum Memutus Hubungan (Muqatha’ah) dengan Sesama Muslim

    HT Mengabaikan & Menyepelekan Akhlak?

    Kritik Syabab atas Para Pencela HT “Menyepelekan Akhlak”

    Syabab HT Menikmati Demokrasi?

    Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Atas Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyyah)
    Menjustifikasi Demokrasi dengan Dalih Menikmatinya? (Jawaban Argumentatif)
    Menikmati Demokrasi? Apa Kata Imam Sufyan al-Tsauri?
    Berterima Kasih Pada Demokrasi?
    KH Shiddiq al-Jawi: Islam Menolak Demokrasi
    Kerusakan Negeri Oleh Demokrasi
    Siapa Diskriminatif?
    Dalam Demokrasi, Siapapun Cenderung Jadi Buruk
    Dampak Buruk Sistem Demokrasi
    Wajah Buruk Demokrasi
    Hakikat Buruk Demokrasi
    Dengan Demokrasi, Orang Jadi Munafik

    Hizbut Tahrir dan Amirnya Tidak Anti Kritik & Koreksi:

    Jawab Soal Amir HT: Penolakan Hizbut Tahrir dan Amirnya atas Berbagai Kritik dan Koreksi
    Klarifikasi Seputar Penolakan Hizbut Tahrir dan Amirnya atas Kritik dan Koreksi

    Hizbut Tahrir Memperbolehkan Mencium Wanita Ajnabiyyah?

    Benarkah Hizbut Tahrir Memperbolehkan Mencium Wanita Ajnabiyyah?

    Thalabun Nushrah Itu Hukum Syara’ – Metode Dakwah Rasulullah SAW!

    Tanya Jawab Amir HT: Thalabun Nushrah
    KH Ali Bayanullah Al Hafidz: “Ibadah Haji, Momentum Thalabun Nushrah”
    Ustadz Syamsudin Ramadhan : Tholabun Nushroh Metode Syar’i Menegakkan Khilafah
    Soal Jawab Thalab an Nushrah
    Thalabun-Nushrah: Kunci Perubahan
    Thalabun Nushrah Bagian dari Metode Dakwah Rasulullaah SAW

    Batas Waktu Kekosongan Tegaknya Al-Khilafah yang Merupakan Kewajiban

    Jawab Soal Amir HT: Tenggak Waktu yang Diperbolehkan bagi Kaum Muslimin untuk Menegakkan al-Khilafah
    Umat Haram Tanpa Khalifah Lebih Dari Tiga Hari?

    Hukum Status Ormas Islam

    Jawaban atas Tuduhan Terhadap HTI Terkait Status “Ormas Islam” (I)
    Tanya Jawab dengan Amir HT

    Kumpulan Bantahan Ilmiyyah atas Berbagai Dalih Pembenaran terhadap Demokrasi

    Inilah Jawaban-Jawaban Kami atas Berbagai Dalih Pembenaran Terhadap Demokrasi (Kumpulan Makalah Ilmiyyah)

    Kumpulan Nasihat-Nasihat Terkait

    Nasehat Berharga Syaikh Thalib Awadallah Kepada Syabab Hizbut Tahrir Dalam Berdebat
    Adab-Adab Berdebat dalam Islam (Kajian Kitab Nafsiyyah Islamiyyah)
    Nasihat atas Perdebatan yang Tidak Syar’i (Saling Mengolok-Olok, -)
    Kecaman Syari’at Terhadap Sifat Takabur & Sikap Melecehkan Lawan Diskusi
    Hati-Hati Berfatwa Tanpa Ilmu
    Nasihat Asy-Syaikh ‘Atha bin Khalil Atas Pentingnya Iman Terhadap Akhirat (Kajian Tafsir Syaikh ‘Atha)
    Adab Bergaul Dengan Sesama Muslim

    Kumpulan Download Bantahan Ilmiyyah (File Ppt, Pdf & Word):

    Menjawab Syubhat terhadap Ide-ide Hizbut Tahrir ==>direct download, resumeable
    Menjawab Syubhat terhadap Ide-ide Hizbut Tahrir ==>alternatif
    Bantahan HT atas Tulisan Idrus Ramli

    Kumpulan Download E-Book Kitab HT (Arab – Indo)

    Download Sebagian E-Book Kitab Hizbut Tahrir (Gratis)
    Unduh Kitab-Kitab HTI – 1
    Unduh Kitab-Kitab HTI – 2

    Kumpulan Buku pemikiran IMAM TAQIYUDDIN ANNABHANI

    [00] tarif hizbut tahrir.zip
    [01] pembentukan partai politik islam.zip
    [02] Negara Islam.zip
    [03] Titik Tolak Perjalanan Dakwah HT.zip
    [04] terjun ke masyarakat.zip
    [05] sistem pemerintahan islam.zip
    [06] dustur.zip
    [07] ahkamush sholat.zip
    [08] kaidah kausalitas.zip
    [09] dinamika aqidah islam.zip
    [10] HADITS AHAD.zip
    [11] membangun ekonomi alternatif pasca kapitalisme.zip
    [12] Materi-Seputar Gerakan Islam.zip
    [13] bunga rampai.zip
    [14] tinjauan kritis terhadap asas ideologi sosialisme dan kapitalisme.zip
    [16] keniscayaan benturan peradaban.zip
    [17] kritik islam terhadap uud 1945.zip
    [18] menggugat thagut demokrasi.zip
    [19] menghancurkan demokrasi.zip
    [20] demokrasi kufur.zip
    [21] Bunga Bank Haram.zip
    [22] diskursus negara islam.zip
    [23] metode perubahan untuk melanjutkan kehidupan islam.zip
    [24] sebab-sebab kegoncangan pasar modal.zip
    [25] SHARIAH ISLAM INDONESIA.zip
    [26] Soal Jawab Seputar Khamer.zip
    [27] KHUTBAH AIDUL FITRI 1424 H.zip
    [28] marhaban ramadhan.zip
    [29] Menjinakkan Kesombongan.zip
    [30] serangan amerika untuk menghancurkan islam.zip
    [31] 36 SOAL JAWAB.zip
    [32] 37-SOAL JAWAB.zip
    [33] AMWAL.zip
    [34] bayyinat.zip
    [35] bendera rasul.zip
    [36] cantik.zip
    [37] DAKWAH WAJIB.zip
    [38] DAKWAH JILID 2.zip
    [39] fikrul islam.zip
    [40] DARKNESS.zip
    [41] dirasat.zip
    [42] establish.zip
    [43] ips-islam politik spiritual.zip
    [45] jihad dan politik.zip
    [46] kloning.zip
    [47] khilafah-solisi.zip
    [48a] kepribadian islam 1.zip
    [48b] kepribadian islam ii.zip
    [48c] kepribadian islam iii.zip
    [49] Manhaj Hizb.zip
    [50] selamatkan indonesia dengan syariah.zip
    [51] materi dakwah.zip
    [52] luruskah akidah anda.zip
    [53] mafahim islamiyah.zip