Oleh : Mas Tri
Kita sering mendengar ditengah masyarakat,untuk menilai perbuatan seseorang tidak bisa hanya dilihat dhohir (fisik) siapa tahu hati atau niatnya baik, bukankah semua perbuatan tergantung niat. Akhirnya dari pemahaman ini yang haram menjadi halal seperti contoh : banyak orang membenarkan WTS atau Pekerja Seks Komersial
Kita sering mendengar ditengah masyarakat,untuk menilai perbuatan seseorang tidak bisa hanya dilihat dhohir (fisik) siapa tahu hati atau niatnya baik, bukankah semua perbuatan tergantung niat. Akhirnya dari pemahaman ini yang haram menjadi halal seperti contoh : banyak orang membenarkan WTS atau Pekerja Seks Komersial
karena niat mereka mencari nafkah, minum khamr (miras) asal tidak mabuk hanya untuk menghangatkan badan sehingga sholat tenang tidak kedinginan, menghalalkan pacaran dengan niat pendekatan untuk menuju pernikahan, dan masih banyak kasus lain yang mereka benarkan padahal jelas prbutannya haram, hanya karena niat yang baik jadilah halal.
*
