Islam kaffah. Itulah tuntutan Allah SWT kepada kita sebagai muslim (lihat QS. Al Baqarah 208). Kita pun, sebagai muslim, senantiasa berdoa memohon kebaikan dan kesuksesan hidup di dunia maupun di akhirat, sebagaimana diajarkan Allah SWT dalam firman-Nya:
وَمِنْهُمْ مَنْ
يَقُولُ رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Dan di antara mereka ada orang yang berdo`a: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".(QS. Al Baqarah 201).
*

ISLAM SPIRITUAL DAN POLITIK
DAKWAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA
* Terkait dengan dakwah Hizbut Tahrir di pusat dan di negara lain
* Berangkat dari pandangan yang sama tentang problematika umat
* Berangkat dari pandangan yang
sama tentang fikrah (tsaqafah) yang ditabanni (diadopsi)
* Berangkat dari pandangan yang sama tentang thariqah dakwah Rasulullah yang akan diikuti
* Meski berangkat dari wilayah dengan kondisi masyarakat yang berbeda-beda (Indonesia)
*

DAKWAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA
Umat Islam adalah umat yang satu. Demikian disebut dalam piagam Madinah yang dibuat oleh Rasulullah saw. tatkala membentuk masyarakat di Madinah bersama kaum Muhajirin (kaum Muslimin pendatang dari Makkah) dan Anshar (kaum muslimin pribumi kota Madinah). Dalam kitab Sirah Ibnu Hisyam diriwayatkan bahwa setelah Rasulullah saw. hijrah ke kota Madinah, beliau saw. mengambil dua kebijakan yang sangat strategis. Pertama, beliau saw. membangun masjid sebagai pusat ibadah dan kegiatan kaum muslimin serta tempat beliau menjalankan aktivitas pemerintahan negara kota Madinah. Di dekat masjid itulah beliau saw. membangun rumah beliau saw. yang sederhana. Kedua,
beliau mengambil kebijakan mempersaudarakan kaum muslimin per dua orang di antara kaum muslimin (akhwain), baik dari kaum muhajirin dengan sesama pendatang dari Mekah, maupun kaum Muhajirin dengan kaum Anshar. Setelah mantap bangunan masjid dan persaudaraan atas dasar iman itu, Rasulullah saw. mengundangkan piagam Madinah yang disebut-sebut para ahli hukum ketatanegaraan sebagai konstitusi tertulis pertama itu yang mengikat seluruh warga negara kota Madinah maupun antar warga negara kota itu dengan kaum yang bertetangga dengannya, dari kalangan suku-suku Yahudi. Beliau saw. membuka piagam itu dengan kalimatnya yang terdokumentasi hingga hari ini:
*

MENJAGA KESATUAN UMAT
Oleh : Muhammad Shiddiq Al Jawi**
Sabda Rasulullah SAW :
“...dan barangsiapa mati sedangkan di lehernya tidak ada baiat (kepada Khalifah) maka dia mati dalam keadaan mati jahiliyah.” (HR. Muslim)
Pendahuluan
Islam adalah agama sempurna yang tidak hanya mengatur aspek
ibadah ritual, namun juga mengatur aspek kehidupan bermasyarakat dan bernegara seperti aspek politik, ekonomi, pendidikan, militer, dan budaya. Karenanya wajar bila Islam mewajibkan eksistensi negara untuk merealisasikan semua aturan tersebut, sebab tanpa negara mustahil segala aturan bernegara dan bermasyarakat itu dapat terwujud.
*

MALAPETAKA AKIBAT HANCURNYA KHILAFAH*
IDIOLOGI ISLAM
Hakikat Ideologi
Secara harfiah, kata idelogi bukan berasal dari islam. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, idea dan logos; Idea berarti gagasan, sedangkan logos berarti pengetahuan. Dalam istilah politik, ideologi adalah sistem ide yang menyangkut filsafat, ekonomi, politik, kepercayaan sosial dan ide-ide. Atau dalam ungkapan yang lebih sederhana bisa didefinisikan dengan pemikiran yang mendasar,
yang tidak dibangun berdasarkan pemikiran lain. Pemikiran mendasar seperti ini adalah pemikiran dasar (ushûl), bukan cabang (furû'), sekalipun kadang ada pemikiran cabang yang bisa menghasilkan pemikiran lain, seperti Patriotisme, Nasionalisme dan sebagainya. Pemikiran cabang seperti ini, memang bisa menghasilkan pemikiran lain, tetapi tidak otomatis akan menjadikannya sebagai ideologi, karena pemikiran tersebut bukan pemikiran dasar. Pemikiran ini hanya layak disebut kaidah (qâ'idah), bukan ideologi (mabda').
*

Islam sebagai Mabda
Tinjauan Historis Keruntuhan, Urgensitas, dan
Upaya Menegakkannya Kembali
Oleh : Syarifuddin, STP. MP.
“Hendaklah kamu menghukumi mereka berdasarkan wahyu yang telah Allah turunkan
kepadamu dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka.” (QS al-Maidah 49)
“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang-orang yang menyeru kepada (agama) Allah, mengajarkan amal sholih dan berkata : ‘Sesungguhnya aku termasuk golongan orang-orang muslimin’” (QS.Fushilat 33)
*

DAULAH KHILAFAH ISLAMIYAH
hasanafkar-450.jpgHizbut Tahrir adalah salah satu gerakan politik di antara kelompok-kelompok Islam yang tergabung dalam Islahi-Salafi-Sunni. Ajaran Islam itu sendiri mempunyai beberapa level. Level paling rendah secara umum dapat dipahami oleh seluruh kaum Muslim. Namun, level tertinggi merupakan segmentasi khusus yang
hanya diajarkan oleh Hizbut Tahrir.
Sebagai gerakan Sunni, Hizbut Tahrir percaya bahwa kepemimpinan politik tidak didasarkan pada penunjukan yang ditetapkan di dalam wahyu (petunjuk langsung dari Allah) yang diterima oleh seorang imam ma‘shûm yang suci, namun berdasarkan pemilihan umat Islam itu sendiri.
*

Posisi Hizbut Tahrir di Tengah Umat Islam
Karena Khalifah adalah Khilafah itu sendiri, yang artinya kekuasaan berada ‘penuh’ di tangan Khalifah, ada sebagian kalangan yang memandang seakan-akan Khalifah atau Khilafah adalah sistem pemerintahan diktator. Benarkah Khilafah sistem pemerintahan diktator? Kalau bukan, bagaimana
mekanisme pertanggungjawaban Khalifah tatkala memerintah? Bagaimana pula mekanisme untuk ‘mengingatkan’ penguasa? Jawaban atas pertanyaan di atas disampaikan oleh Dr. M. Salim ATCHIA berikut ini melalui wawancara eksklusif wartawan kami, Gus Uwik, dengan beliau. Berikut petikannya.
*

Khilafah bukan sistem diktator
Khilafah bukan sekedar sistem pemerintahan Islam, melainkan merupakan kekuatan penjaga akidah. Khilafah juga pengokoh kesatuan umat, pencegah separatisme, penjaga sumberdaya alam dari keserakahan kapitalis negara besar, pemelihara jiwa dan darah manusia dari imperialis yang haus darah. Khilafah adalah
penerap syariah yang membebaskan manusia dari kegelapan, sekaligus penebar rahmat pada seluruh bangsa manusia. Namun, negara-negara kapitalis pimpinan Amerika Serikat (AS) tidak akan rela kezhalimannya dihentikan. Mereka pun melakukan propaganda terhadap Islam dan Khilafah sebagai kekuatannya.
*

Tantangan Khilafah
BULETIN AL-ISLAM EDISI 368
Tidak terasa, sudah 62 tahu lalu, tepatnya 17 Agustus 1945, negeri ini merdeka dari penjajahan fisik yang
dilakukan oleh negara-negara kolonialis. Umat Islam, yang merupakan mayoritas di negeri ini, tentu patut bersyukur atas anugerah kemerdekaan ini.
*

Memerdekakan Indonesia dan Negeri-Negeri Muslim
Islam kaffah. Itulah tuntutan Allah SWT kepada kita sebagai muslim (lihat QS. Al Baqarah 208). Kita pun, sebagai muslim, senantiasa berdoa memohon kebaikan dan kesuksesan hidup di dunia maupun di akhirat, sebagaimana diajarkan Allah SWT dalam firman-Nya:
"Traditional Arabic"; font-size: 16pt;">وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا ءَاتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Dan di antara mereka ada orang yang berdo`a: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".(QS. Al Baqarah 201).
*

ISLAM SPIRITUAL DAN POLITIK
Imam Ibnul Qayyim menyebutkan empat macam pintu masuknya syetan untuk menjerumuskan manusia. Empat pintu tersebut adalah; lahazhat (pandangan mata), khatharat (angan-angan), lafzhat (ucapan lisan), dan khuthuwat (langkah kaki). Beliau rahimahullah telah menjelaskan betapa bahayanya jika kita meremeh kan dan tidak waspada terhadap empat hal ini. Selain itu, beliau juga menjelaskan bagaimana cara untuk
menjaga diri darinya agar seseorang selamat dari tipu daya dan gangguan syetan.
Di antaranya beliau mengatakan, "Karena sumber kemaksiatan itu dimulai dari pandangan, maka Allah subhanahu wata’ala mendahulukan perintah menundukkan pandangan daripada perintah menjaga kemaluan. Karena berbagai kejadian buruk itu dimulai dari padangan, sebagaimana api yang besar berasal dari percikan yang kecil. Maka dimulai dari pandangan, lalu menjadi angan-angan, lalu langkah kaki dan terakhir melakukan dosa. Berikut ini penjelasan ringkas tentang empat hal di atas, semoga bermanfaat.
*

Pintu-Pintu Masuknya Syetan
*

Khilafah: Mimpi Atau Kenyataan?
|
Hizbut Tahrir Indonesia mengundang kaum muslim pada acara:
Konferensi Khilafah Internasional
Ahad, 12 Agustus 2007 M
28 Rajab 1428 H
Pukul 08:00 - 12:00 WIB
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Insya Allah menghadirkan pembicara dari:
Eropa, Australia, Palestina, Sudan, Jepang dan Indonesia
Juga tokoh-tokoh nasional dari NU, Muhammadiyah, MUI, Darut Tauhid, Menpora, dan Ormas-ormas Islam.
Pembicara:
1. Dr. Imran Waheed (Hizbut Tahrir Eropa)
“Tanda-tanda Kehancuran Peradaban Barat”
2. Syeikh Ismail Al Wahwah (Hizbut Tahrir Australia)
“Dunia Membutuhkan Khilafah”
3. Syeikh Issam Ameera (Hizbut Tahrir Palestina)
“Tanda-tanda Tegaknya Khilafah”
4. Syeikh Usman Abu Khalil (Hizbut
Tahrir Sudan)
“Tantangan Setelah Tegaknya Khilafah”
5. Prof. Dr. Hassan Ko Nakata (Cendekiawan Muslim Jepang)
“Peran Perjuangan HT Membangun Peradaban Islam ke Depan”
6. Hafidz Abdurrahman, MA (Ketua Umum DPP HTI)
“Perjuangan Hizbut Tahrir Indonesia Menuju Khilafah”
Orasi Tokoh:
* KH. Abdullah Gymnastiar
* Prof. Dr. H. M. Amin Rais
* KH. Ma’ruf Amin
* DR. H. Adyaksa Dault, SH, M.Si.
* KH. Drs. Hasyim Muzadi
* Prof. Dr. Din Syamsuddin
* KH. Habib Riziq Shihab
* KH. Zainuddin MZ
Kantor Hizbut Tahrir Indonesia:
Gedung Anakida Lt.7, Jl. Prof. Soepomo No.27 Tebet Jakarta Selatan
Telp: 021-8305848 Fax : 021-8312111
Email : info@hizbut- tahrir.or. id
Contact Person : Fanani (0815-8366436 / 021-70031924)
*

Undangan Konferensi Khilafah Internasional